Persiapkan Generasi Emas, Yayasan Bulir Padi Luncurkan Program Baru “Keluarga Sehat”

LIPUTANTODAY.COM – JAKARTA, Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) hari ini (18/2) meluncurkan program baru bertajuk “Bulir Padi Keluarga Sehat” (Keluarga Sehat) yang bertujuan untuk memberikan kesadaran pola hidup sehat kepada anak bina dan keluarga Bulir Padi melalui serangkaian workshop yang berkaitan dengan nutrisi, makanan higienis, dan kesehatan jasmani. Target program Keluarga Sehat adalah 36 anak bina Bulir Padi dan 72 orang tua/wali anak bina Bulir Padi di Palmerah, Jakarta Barat dan Bidaracina-Otista, Jakarta Timur. Program ini juga sebagai wujud nyata Yayasan Bulir Padi dalam turut mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Saat Indonesia genap berusia 100 tahun, menjadi salah satu alasan munculnya ide, wacana dan gagasan tentang Generasi Emas 2045. Istilah ini muncul karena ada satu harta karun yang bisa menjadi modal untuk kelangsungan bangsa dan negara ini kedepannya, yaitu bonus demografi. Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan (KemKes) menunjukkan bahwa menurut analisisnya dalam Aplikasi Keluarga Sehat (AKS) yang dipublikasikan pada 26 Juli 2017, Indeks Keluarga Sehat (IKS) DKI Jakarta ditetapkan pada angka 0,303 atau dalam kategori Keluarga Tidak Sehat. Pengkategorian dan indikator kesehatan keluarga menurut IKS adalah: 1) IKS di atas 0,800 adalah Keluarga Sehat, 2) IKS 0,500-0,800 adalah Keluarga Pra Sehat, dan 3) IKS kurang dari 0,500 adalah Keluarga Tidak Sehat. Rekapitulasi IKS keluarga kemudian digunakan untuk menghitung/menetapkan IKS suatu wilayah (desa/kelurahan, kecamatan, dan seterusnya) yang menunjukkan status kesehatan masyarakat wilayah tersebut.

Yayasan Bulir Padi percaya bahwa kesehatan merupakan syarat utama dalam melakukan aktivitas secara optimal dan pada gilirannya akan berpengaruh terhadap produktivitas dan prestasi hidup manusia,” ujar Ketua Yayasan Bulir Padi Tia Sutresna melalui siaran pers yang diterima Liputantoday.com, Minggu 18/2/2018.

“Kami berharap agar anak bina Bulir Padi dapat berkembang menjadi pribadi yang sehat, aktif, cerdas dan kreatif secara mental dan jasmani sampai nanti ia dewasa. Untuk mewujudkan hal tersebut tentu orangtua juga mempunyai peran penting dan melalui program Keluarga Sehat Bulir Padi bersama kami dapat mewujudkannya melalui pola makan dan gaya hidup yang sehat,” tambahnya.

Bentuk rangkaian pelatihan interaktif dari program Keluarga Sehat memiliki tema fokus pada: 1) Nutrisi dan Gizi Keluarga, 2) Makanan Higienis dan Sanitasi Makanan, serta 3) Kebugaran Jasmani dan Kesehatan. Program ini didukung oleh 7 orang relawan Bulir Padi yang berpengalaman di bidang nutrisi, kesehatan dan olahraga dan berperan sebagai narasumber dan fasilitator.

Sejak tahun 2012 Bulir Padi setiap bulannya menyalurkan kotak susu sebagai salah satu sumber nutrisi yang penting untuk anak usia dini. Donasi susu ini diberikan kepada anak-anak PAUD dan posyandu di Palmerah, Jakarta Barat. Pada tahun 2015, Bulir Padi mengembangkan cakupan distribusi susu ke Bidaracina-Otista, Jakarta Timur sehingga setiap tahunnya donasi mencapai 960 kotak susu untuk komunitas marjinal di daerah dimana Bulir Padi menjalankan program-program kemasyarakatannya.

 

Penulis : Bung Is

Welcome
Comments
Loading...
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: