Operasi Premanisme Di Gelar Jajaran Polres Metro Bekasi Dalam Menekan Angka Kriminalitas Di Kabupaten Bekasi

Liputantoday.Com, (BEKASI) – Kepolisian Resort Metro Bekasi dan jajaran Polsek melaksanakan Operasi Premanisme yang dilaksanakan serentak semua jajaran Polres Metro Bekasi, Sabtu (8/9) Pukul 15.30 Wib.

Bertempat (red-Lokasi Operasi) di wilayah hukum Polres Metro Bekasi seperti halnya Terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, Kawasan Industri, pasar Induk, tempat mangkal angkot dan proyek pembangunan, dengan kekuatan 121 Personil Polres di pimpinan Pamenwas langsung AKBP Muryono serta Polsek jajaran di pimpin Kapolsek masing masing selaku Padal.

Hasil yang di dapat dalam operasi kali ini, di amankan 74 orang tidak membawa KTP, di berikan penyuluhan oleh Pamenwas terhadap 75 buruh bongkar muat di pasar Induk Cibitung dan barang Bukti yang diamankan 104 botol miras berbagai merk dan Uang sebesar  Rp.107.000,- ( Seratus Tujuh Ribu Rupiah).

Langkah- langkah yang dilakukan pihak kepolisian dengan meminta keterangan/pendataan dan diserahkan ke Sat Reskrim yang memenuhi unsur Tindak Pidana, sedangkan orang yang tidak terdapat unsur tindak pidana di lakukan pembinaan oleh Sat Binmas serta memanggil orang tua/keluarga, untuk diserahkan kembali untuk di awasi.

“Operasi premanisme Polres Metro Bekasi hari ini dipimpin langsung Kasat Binmas AKBP Muryono dengan kekuatan 121 personel,” ucap Kasubag humas Polres Metro Bekasi Kompol Sukrisno, Sabtu (8/9/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 74 orang tersebut, beberapa di antaranya merupakan ‘pak ogah’ yang biasa beroperasi di sekitar perempatan atau lokasi putar balik kendaraan.

BACA JUGA :
1 daripada 9

“Ada beberapa preman berkedok ‘pak ogah’ yang kami amankan, mereka diciduk dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” ujarnya.

Sebanyak 75 orang kuli bongkar pasar cibitung tidak luput dari operasi kali ini, saat ini telah di berikan penyuluhan oleh pamenwas.

Operasi preman ini merupakan langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas jalanan yang belakangan ini marak terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi.

Ini juga merupakan tindak lanjut dari seruan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azim yang memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan operasi premanisme selama sebulan penuh demi menjaga situasi Jakarta dan sekitarnya tetap dalam keadaan aman dan terkendali,”pungkas Kompol Sukrisno. (A.riri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.