Keempat Anggota DPR Kubu Prabowo-Sandiaga Kembali Dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan

Liputantoday.Com, (JAKARTA) – Empat anggota DPR dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) karena dinilai menyebarkan berita bohong atau hoaks. Keempat wakil rakyat yang dikaitkan dengan penyebaran penganiayaan fiktif aktivis demokrasi Ratna Sarumpaet yakni Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rachel Maryam, dan Mardani Ali Sera.

Fadli dan Fahri adalah Wakil Ketua DPR. Rachel anggota Fraksi Partai Gerindra. Sedangkan Mardani anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keempatnya adalah pentolan elit Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno.

Pelapornya adalah Jaringan Advokat Penjaga NKRI (Japri). Menurut Presiden Japri Sidik, Ratna yang mantan anggota BPN Capres Prabowo-Cawapres Sandiaga, telah mengaku berbohong. Sebelumnya, keempat wakil rakyat tersebut menyebarkan penganiayaan fiktif Ratna.

Laporan ke MKD berdasar Pasal 122A Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD atau UU MD3. Juga Pasal 147 Nomor 17 Tahun 2014.

“Wakil rakyat ini tidak melakukan verifikasi atau cross check terlebih dahulu atas berita yang disampaikan Ratna Sarumpaet. Mereka langsung menyebarluaskan melalui media online dan media sosial (medsos),” kata Sidik usai melapor ke MKD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018.

Baca Juga
1 daripada 4

Dikatakan, akibat penyebarluasan kebohongan Ratna marak kegaduhan di masyarakat luas. Muncul saling curiga dan saling caci maki di medsos.

Sidik menegaskan pihak mendesak MKD menindak tegas dan memberi sanksi kepada Fadli, Fahri, Rachel, dan Mardani. Keempatnya, selain dijuluki penyebar kebohongan juga ujaran kebencian.

Sebelumnya, keempat legislator dilaporkan ke MKD atas persoalan yang sama oleh Perkumpulan Advokat Pengawal Konstitusi (PAPK). Keempatnya dianggap melanggar Pasal 3 ayat (1) dan ayat (4) serta Pasal 9 ayat (2) Peraturan DPR tentang Kode Etik. (A.riri/RE).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.