Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap Kasus Narkoba Jenis Ganja Dan Sabu

LiputanToday.com (Batam) – Ditresnarkoba Polda Kepri dalam konferensi pers mengungkap kasus narkoba jenis ganja, yang dilaksanakan pada hari Kamis sekira Pukul 11.00 Wib bertempat di Pendopo Polda Kepri, pada hari Kamis (27/09/2018).

 

Ekspose pengungkapan kasus narkoba ini di hadiri oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, S.i.k, Msi, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Kapolres TanjungPinang Akbp Ucok Lasdin Silalahi, S.i.k, MH, Wadir Resnarkoba Polda Kepri, serta para awak media.

Dir Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K.Yani Sudarto memaparkan kronologis kejadiannya, yaitu pada hari Jumat 21 September 2018 sekira Pukul 20.00 Wib, terdapat 2 (dua) orang tersangka yang berhasil di ungkap dengan inisial DA alias DY Bin ZKI dan IT Bin NT.

“Tersangka DA alias DY ditangkap oleh anggota Polri di daerah SPBU Tiban III, pada saat berjumpa DA menghubungi temannya IT, dan memesan daun ganja kering sebanyak 1 Ons dengan harga Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah). Saat IT datang memberikan bungkusan daun ganja yang dibalut dengan lakban warna coklat ke DA, dan kemudian anggota melakukan penangkapan pada kedua tersangka ditemukan daun ganja kering seberat 70 (Tujuh puluh ) gram, dan anggota lainnya melakukan penangkapan kepada IT dan menemukan daun ganja kering seberat 20,40 (Dua Puluh Koma Empat Puluh) gram,” jelas K.Yani.

Selanjutnya, Ditresnarkoba Polda Kepri mendapat informasi dari masyarakat dan berhasil mengungkap kasus pengiriman Narkotika jenis sabu dari Malaysia yang mana pada hari Senin, tanggal 24 September 2018 sekira Pukul 22.00 Wib di Pantai Daerah Nongsa, Batu Besar-Batam.

“Narkotika jenis Sabu tersebut dibawa oleh tersangka inisial MY alias Y Bin S menggunakan Speed Boat. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan di dalam tas ransel 3 (tiga) bungkus serbuk Kristal diduga sabu dengan total berat 4.376 (Empat Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Enam) gram, MY mengaku bahwa narkotika tersebut di dapati dari saudara S (DPO) di johor, Malaysia, yang rencana nya sabu tersebut akan dibawa ke Medan,” ujar K.Yani.

Baca Juga
1 daripada 35

“Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 25 September 2018 sekira Pukul 09.45 Wib, petugas P2 Bea Cukai yang bertugas di pemeriksaan X-Ray Bandara Hang Nadim berhasil menemukan barang mencurigakan didalam tas merk Bodypack, warna coklat yang didalam nya terdapat 2 (Dua) bungkus plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dari tersangka inisial AZ alias AJ, kemudian petugas melaporkan temuan tersebut ke Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri,” jelas K. Yani.

Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial KML alias UD. Total berat 2 (dua) bungkus plastik bening berisikan kristal bening diduga sabu seberat 917 (Sembilan Ratus Tujuh Belas) gram.

“Pada ekspose kasus yang keempat Ditresnarkoba berhasil menangkap satu orang laki-laki berinisial MHD alias SH bin ABD pada hari Selasa 25 September 2018 sekira Pukul 16.15 Wib di Bengkong Permai Batam,” terangnya.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan dari saku belakang terlapor 1 (Satu) buah kotak rokok yang didalamnya berisikan 1 (Satu) bungkus plastik bening berisikan Kristal bening diduga sabu dan kemudian pengakuan terlapor ada menyimpan didalam kos-kosan nya di dalam kotak handphone berisikan 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan Kristal bening diduga Sabu,” jelasnya lagi.

Kemudian tersangka dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Masing-masing berat plastik bening berisikan Kristal bening seberat 18 gram dan 0,85 gram.

“Para pelaku diatas diancam dengan pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 (1) Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.” tutupnya. (Andre).

IKUTI KAMI ...
Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Translate »
%d blogger menyukai ini: