Dinas Perindustrian Kembali Akan Cetak 1000 Wirausaha baru sampai akhir 2018

Liputantoday.Com, (BEKASI) – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perindustrian, kembali akan melanjutkan pencetakan wirausaha baru dimana saat ini baru tercetak 600 wirausaha baru dan insya allah sampai akhir 2018 akan menambah kembali 400 wirausaha baru yang totalnya menjadi 1000 wirausaha baru.

“Sejak di luncurkan program wirausaha baru di awal tahun 2018, pelatihan yang dilakukan sebanyak enam kali dimana ada 600 wirausaha baru yang tercetak dan insya allah sampai akhir tahun 2018 ini akan di tambah 400 sehingga menjadi 1000 wirausaha baru,” ujar Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Juniardiana Rosatijawan, Kamis (30/08/2018)

Menurut Juniardiana, program wirausaha baru merupakan bagian dari visi dan misi Bupati untuk lima tahun mendatang. Berharap pencetakan lima ribu (5000) wirausaha baru di kabupaten bekasi bisa tercapai dan berkurangnya angka kemiskinan dan pengangguran yang ada di kabupaten bekasi.

Adapun tujuan dari program wirausaha terlebih dahulu di titik beratkan pada pemberian materi mental block terutama bagi pemula untuk lebih bermotivasi menjadi wirausaha baru yang kemudian dilanjutkan dengan memberi pelatihan yang sesuai dengan kemampuan dan seperti apa nantinya bisnis yang akan dibangun.

“Kita membuat pelatihan dengan tiga kelompok dengan tujuan untuk memudahkan kita mau ke arah mana mereka akan berwirausaha. Karena kalau kita anggap mereka satu kelompok, pasti ada yang sudah pernah tapi baru mau akan.

Baca Juga
1 daripada 14

Jadi di harapkan dari 1000 wirausaha baru itu bisa dikaitkan dengan Iindustri Kecil Menengah (IKM), guna menambah daya saing di kabupaten bekasi,”katanya

“Di perindustrian sedang di fokuskan pada industri kecil berbasis logam yang sedang merintis, Kabupaten Bekasi sendiri merupakan daerah yang memiliki kawasan industri terbesar di asia tenggara namun peran Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis mesin,logam, elektronika yang ada di Kabupaten Bekasi belum pernah mendapatkan order dari industri besar tersebut.”lanjutnya

Maka dari itu pihaknya akan mencoba membuat sentra produk logam ke depannya, Dimana didalamnya ada tukang bubut, tukang dinamo,yang bikin mesin, yang mereparasi juga, jadi para wirausaha baru ini tak hanya cuma jadi pendukung saja tapi juga harus bisa tampil menciptakan mesin yang canggih.(A.riri)

IKUTI KAMI ...
Baca Juga

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Translate »
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: