Dinas Kesehatan Kab.Bekasi Melaksanakan Kegiatan Oprasi Gratis Penderita Penyakit Katarak

Liputantoday.Com, (BEKASI) – Sebanyak 73 penderita katarak di Kabupaten Bekasi menjalani operasi gratis, yang dipusatkan di Rumah Sakit GRHA yang berada di Jalan Kalimantan Blok CB-1 Kawasan Industri MM2100 Gandasari Kecamatan Cikarang Barat Kab.Bekasi Jawa Barat, Rabu (19/09).

“Total pendaftar awalnya ada 118, namun yang jadi operasi hanya 73 orang,” Ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Sri Enny Mainiarti.

Sebelum menjalani kegiatan operasi pihaknya telah melakukan proses screening awal kepada seluruh pendaftar di 44 Puskesmas, berupa pemeriksaan gula darah dan tekanan darah.

Setelah itu pendamping di tiap Puskesmas mengantar pendaftar menuju lokasi operasi katarak gratis untuk menjalani pengecekan ulang gula darah dan tekanan darah serta visus oleh dokter mata.

“Dan yang lolos itulah, kemudian dilakukan tindakan operasi,” kata dia.

Ia menjelaskan fenomena penyakit mata katarak menjadi penyebab utama kebutaan terutama bagi lansia karena katarak merupakan proses degenerasi sel mata sehingga usia di atas 50 tahun memiliki risiko tinggi terkena katarak.

“Kesehatan mata penting untuk diperhatikan apalagi bagi para lanjut usia yang rentan terkena gangguan terutama katarak ini,” ungkapnya.

Baca Juga
1 daripada 19

Menurut ia dengan adanya kegiatan operasi katarak gratis ini diharapkan dapat membantu memulihkan kesehatan penderita katarak di wilayahnya.

“Apalagi operasinya pun dilakukan dalam waktu singkat, hanya butuh waktu 15 hingga 30 menit saja katarak bisa diangkat dan dikerjakan oleh ahli mata kenamaan,” Lanjutnya.

Kegiatan operasi katarak gratis ini dilaksanakan atas kerja sama dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dengan RS Cicendo Bandung, selain itu Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih bersama Karya Alpha Omega dan dibantu pula oleh tim dokter dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia.

“Dan setelah selesai operasi hari ini, pasien dianjurkan untuk datang ke Rumah Sakit GRHA MM2100 besok, untuk pemeriksaan rutin oleh dokter.

Mereka juga dibekali obat-obatan yang harus dikonsimsi rutin selama masa penyembuhan,” Pungkasnya. (CB).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.