6 Pelaku Penembakan Anggota PJR Ditlantas Polda Jabar Berhasil Di Bekuk Polisi

Liputantoday.Com, (JAKARTA) – Polisi menangkap enam orang yang diduga melakukan penyerangan anggota PJR Ditlantas Polda Jabar. Tim gabungan diterjunkan untuk menangkap para pelaku..

“Setelah melakukan penangkapan jam 11.34 WIB dan 11.59 WIB, melakukan penangkapan lanjut terhadap lelaki inisial KA dan MU, ini yg membantu (aksi penembakan Polantas di Pejagan),” ungkap Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, di Gedung Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/9).

Irjen Pol Setyo Wasisto tidak menjelaskan bantuan jenis apa yang telah diberikan oleh KA dan MU kepada para pelaku. Yang jelas, setelah diterbitkanya UU no. 15 tahun 2018 tentang Terorisme, polisi dapat meringkus orang-orang yang berpotensi melakukan aksi terorisme.

“Tapi setelah ada perubahan UU no. 15 th 2018. Ada beberapa barang bukti dikit saja ini sudah kena, membantu sudah kena, minjamin motor saja kena,” ujar Irjen Pol Setyo Wasisto .

BACA JUGA :
1 daripada 9

Sebelumnya, tim gabungan Ditreskrimum Polda Jawa Barat dan Densus 88 berhasil mencocokan 6 orang pelaku pada Senin (2/9) dari 8 tersangka. Dengan ditangkapnya KA, Polri kini masih memburu H atau Haikal yang juga memiliki peran dalam aksi penembakan di Cipali ini.

Barang bukti yang diamankan sendiri berupa sebuah revolver dengan sisa 1 peluru dan 4 selongsong kaliber 38, 2 sajam yang digunakan untuk serang anggota Sabhara.

Selain itu disita 2 buah Sepeda Motor, salah satunya Vario Biru, dan Jaket Merah saat serang anggota PJR di Tol Pejagan KM 224. Para pelaku sendiri dipidana dengan pasal 15 jo pasal 6 UU nomor 5 tahun 2018 tentang terorisme.(A.riri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.